KONFIGURASI DNS
DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang bertugas menyimpan semua informasi data domain dalam jaringan. Dengan adanya DNS, domain atau hostname yang ada akan ditranslate dan diterjemahkan dalam alamat IP sehingga dapat diakses.
langkah-langkah
1. Buatlah topologi seperti ini.
2. Kemudian kalian coba ping 8.8.8.8, untuk memeriksa internetnya.
3. Lalu kalian cek IP kalian dengan cara ketikkan perintah "ip a"
4. Setelah itu kalian update servernya dengan cara ketikkan perintah "apt update".
5. Kemudian kalian masuk ke PuTTY lalu kalian remote servernya menggunakan IP yang tadi di server.
6. Setelah itu kalian login sebagai admin dan password admin.
7. Kemudian kalian update.
8. Selanjutnya kalian install bind9.
9. Kemudian kalian pendah ke dalam bind, lalu kalian cek isinya.
10. Setelah itu kalian masuk ke dalam named.conf.local.
11. Kemudian kalian isi seperti ini tetapi dengan nama sesuai dengan keinginan kalian dan sesuaikan IP-nya dengan IP kalian.
12. Kemudian kalian masuk ke dalam named.conf.options.
13. Kemudian kalian hilangkan slash(/)nya lalu kalian isi dengan gateway internet kalian.
14. Kemudian kalian copy file db.127 menjadi (IP belakang kalian).
15. Lalu kalian copy db.local menjadi (sesuai keinginan kalian).
16. Kemudian kalian masuk ke dalam supreme.
17. Selanjutnya kalian ubah localhost menjadi domain yang kalian buat tadi.
18. Setelah itu kalian masuk ke dalam IP-nya.
19. Kemudian kalian ubah localhost ya menjadi domain kalian lalu ubah juga 1.0.0 menjadi (IP kalian).
20. Selanjutnya kalian masuk ke dalam resolvnya.
21. Kemudian kalian masukkan nama domain kalian dan juga IP kalian.
22. Setelah itu kalian install dnsutils.
23. Dan kalian install juga git.
24. Stelah itu kalian clone ikuti seperti yg di bawah ini.
25. Setelah menginstal kalian masuk ke dalam Ubuntunya.
26. Setelah itu kalian cek apa saja di dalamnya.
27. Setelah itu kalian paksa Ubuntu bekerja dengan cara seperti di bawah ini.
28. Setelah itu kalian restart.
29. Lalu kalian cek statusnya dan disini sudah menjadi aktif.
30. Kemudian kalian matikan lalu nyalan servernya kembali, setelah itu kalian masuk ke dalam resolv, karena biasanya resolv akan tereset jika server dimatikan.
31. Kemudian kalian isi seperti tadi.
32. Lalu kalian cek juga di dalam named.conf.localnya.
33. Setelah itu kalian coba nslookup pada IP dan domain kalian.
34. Lalu kalian coba ping juga domain kalian.
35. Setelah itu kalian Dig doamin kalian.
36. Kemudian kalian coba buatlah domain kedua.
37. setelah itu kalian copy db.local menjadi (domain kedua).
38. disini sudah tersimpan.
39. setelah itu kalian ubah didalam jack menjadi domainnya.

40. Setelah itu kalian coba ping kedua domain tersebut.
Komentar
Posting Komentar